“Erin, aku pulang duluan, ya!” Sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, hari ini adalah pertama kalinya Erin melaksanakan tugas sebagai fisioterapis pribadinya Rama. Saat ini, dia sedang menunggu kehadiran pria itu di klinik kecilnya. “Hati-hati,” ucap Erin, membalas Cakka yang barusan berpamitan. Dipandanginya kepergian rekannya itu. Tepat saat itu, Erin melihat cahaya kilat, disusul gema petir dari kejauhan. Namun, Erin tidak memikirkan cuaca malam ini terlalu banyak dan langsung fokus kembali ke catatan di hadapan, tentang riwayat cedera Rama. Lima tahun lalu, pergelangan kaki Rama pernah mengalami cedera saat pertandingan nasional. Disusul tiga tahun setelahnya, jari manis kirinya sempat patah. Belum lagi beberapa cedera ringan lain yang terjadi saat latihan. Dan baru-baru ini, Rama mengalami cedera meniskus pada lututnya setelah pertandingan liga terakhir. Hal itu membuat Erin ingat ucapan Manajer Lee saat itu padanya. “Untungnya bukan cedera yang parah. Tapi, tetap saj
اقرأ المزيد