"Lin, enggak apa-apa nih aku tadi keluarin di dalam?" tanya Dayat dengan nada suara yang agak cemas, sambil menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang untuk mengatur napasnya yang masih memburu.Linda menggeser tubuhnya mendekat, lalu melingkarkan kedua lengan erat-erat memeluk pinggang Dayat. Ia mendongak menatap wajah Dayat, lalu berkata, "Enggak apa-apa, Yat. Kalau hamil ya tinggal suruh pacarku yang tanggung jawab, kan gampang," ucapnya enteng tanpa ada beban ketakutan sama sekali.Dayat mengernyitkan dahi, merasa heran dengan jalan pikiran mantan kekasihnya itu. "Menurutmu gampang, tapi kan berarti itu anakku lah, bukan anak dia, Lin," ucap Dayat mencoba menekankan kenyataan biologis dari perbuatan mereka barusan.Linda mengusap dada Dayat pelan dengan jemarinya, lalu menyunggingkan senyum tipis seolah hal itu bukan masalah besar baginya. "Ya terus kenapa, Yat? Kan setelah nikah pun kita masih bisa komunikasi dan ketemu," ucap Linda santai, membicarakan rencana perselingkuhan m
Read more