“Ma, Laura senang Mama sudah siuman. Cepat pulih ya, Ma,” ucap Laura tulus, dia benar-benar bahagia melihat sang Mama mertua bisa melewati masa kritisnya.Meski selama ini, keberadaannya nyaris tak pernah dianggap ada oleh wanita yang selalu tampil glamor itu. Namun, Laura yang tak pernah merasakan kehangatan kasih sayang seorang ibu tetap teguh pada pendiriannya untuk menghormati Mama mertuanya. Dia akan terus berjuang sampai mama mertuanya bisa menerima kehadirannya di tengah keluarga Harrington.Di luar dugaan, Soraya justru mengangguk. Tatapannya pada Laura kini penuh penyesalan yang mendalam. Entah apa yang dialami wanita itu selama tak sadarkan diri, sampai tiba-tiba berubah begini. Soraya merentangkan tangannya yang terbebas dari jarum infus, seolah meminta sebuah pelukan dari menantunya.Laura terkejut bukan main. Dia sempat menoleh ke arah papa mertuanya, untuk mencari kepastian, dan pria itu memberikan anggukan sebagai tanda agar Laura membalas pelukan Soraya. Untuk pertama
Last Updated : 2026-04-22 Read more