Laura berdiri dengan kaki yang masih lemas saat melihat sosok dokter Antonio keluar dari balik pintu ICU. Wajahnya pucat pasi, matanya sembab karena kurang tidur dan tekanan batin yang tiada habis-habisnya."Dokter, bagaimana keadaan anak saya?" tanya Laura dengan suara lirih, seolah seluruh tenaganya sudah habis terkuras hanya karena mengkhawatirkan buah hatinya."Anak Ibu sudah kami pindahkan ke ruang perawatan. Sudah ada suster yang menjaganya di sana. Ibu tinggal jalan lurus saja, lalu belok kanan. Di sana ada ruangan bayi, Aurora dirawat di ruangan itu," ucap dokter dengan senyum tipis yang sedikit menenangkan hati Laura. Jujur Laura bahagia karena sang anak sudah keluar dari ruang ICU."Terima kasih, Dok. Tapi kondisinya baik-baik saja, kan, dok? Dia tidak mengalami komplikasi apapun pasca operasi, kan?" Laura kembali bertanya dengan penuh kekhawatiran. Dadanya sakit sekali seperti diremas tangan tak kasat mata dengan begitu keras, rasa berdosa karena telah membiarkan bayinya
Terakhir Diperbarui : 2026-04-15 Baca selengkapnya