“Loh, kok ada pak William malam-malam begini?” Jessica syok melihat William di ruang kerja calon suaminya.“Ada urusan sedikit,” jawab William.“Baik, Pak. Saya permisi dulu,” pamit Jessica, dia membatalkan niatnya untuk beristirahat sebentar di ruang kerja sang kekasih. Brian tidak akan memberitahu siapapun mengenai kedatangan William ke rumah sakit. Dia akan menyembunyikan soal mengambil sampel DNA Aurora.Sementara itu, Brian ada di ruangan bayi. Dia menatap bayi malang yang menangis tanpa henti. Sudah diberi ASI tapi tetap tak mau diam. Laura hanya bisa menangis saat Brian memeriksa bayinya. “Sayang, cup cup cup. Jangan nangis dong. Uncle dokter datang buat jagain kamu. Apanya yang sakit? Perutnya?” Brian menyentuh perut bayi itu, “apa giginya? Eh Uncle lupa Aurora gak punya gigi. Jangan nangis ya, kasihan Mama tuh. Tubuhnya tinggal tulang dan kulit aja, Aurora harus berjuang ya, nak,” ucap Brian. Seketika tangisan Aurora mereda. Pun dengan tangisan Laura.Lantas Brian menatap k
Last Updated : 2026-05-02 Read more