Pagi ini Aluna sudah menyibukkan diri di dapur. Menunaikan lagi kewajibannya sebagai menantu yang baik. Untuk menu pagi ini dia membuat bubur ayam dengan kuah kuning sebagai sarapan.Saat Asih hendak memulai kerja paginya, ia terkejut saat melihat Aluna yang terlebih dahulu memegang kompor."Mbak Aluna lagi buat sarapan, ya?" Tanya Asih terkejut. Padahal dia merasa sudah bangun pagi. Tapi rupanya ada yang lebih pagi.Aluna menoleh dan tersenyum. Meski di dalam rumah, Aluna masih memakai hijab instannya. Berbeda jika berdua saja dengan Arkan."Iya, bi. Buat bubur ayam."Bubur ayam sudah jadi. Aluna menghidangkannya di atas meja makan."Mari sarapan, bi." Ajaknya.Melihat itu, Asih jadi canggung. Rupanya menantu kurang ajarnya nyonya Fiona pintar memasak juga. Asih sampai heran sendiri."Nanti aja, mbak. Biar saya cuci dulu bekas masaknya.""Udah dicuci, bi." Sebuah kebiasaan bagi Aluna dimana ia memasak
Read more