Siera tetap berdiri sambil memandang ke dalam tea house di seberang jalan. Dior duduk berhadapan dengan seorang wanita, tetapi sikap mereka terlihat sopan dan menjaga jarak. Tidak ada senyum berlebihan ataupun perlakuan yang melampaui batas. Itu hanyalah pertemuan biasa.Namun entah mengapa, Siera tetap merasa tidak nyaman. Ia tahu Dior bebas bertemu siapa pun, apalagi ia sendiri yang mengatakan bahwa mereka hanya berteman. Seharusnya ia tidak punya alasan untuk terus memikirkannya, tetapi perasaannya tidak berjalan sesuai logika.Mia yang berdiri di belakangnya menyadari perubahan itu."Nona..."Siera akhirnya mengalihkan pandangan dan berkata pelan, "Itu hanya pertemuan.""Ya, kelihatannya memang begitu," jawab Mia hati-hati.Siera mengangguk."Jadi tidak ada alasan bagiku untuk memikirkannya."Meski mengatakannya begitu, kakinya tetap tidak bergerak meninggalkan tempat itu.Siera akhirnya memalingkan wajah.Ia tidak ingin terus berdiri di sana seperti seseorang yang sedang mengawas
Read more