Siera tetap duduk di dalam kereta beberapa saat setelah pintunya terbuka, seolah tubuhnya tertinggal dari pikirannya sendiri. Ia menatap ke arah luar, pada sosok Dregory yang telah lebih dulu turun tanpa menoleh sedikit pun.Punggung lelaki itu tegak, langkahnya pasti, seakan percakapan barusan tidak meninggalkan jejak apa pun. Namun bagi Siera, kalimat terakhir itu masih menggema di kepalanya pelan, berat, dan tidak bisa ia abaikan begitu saja.Di luar, Aston sudah berdiri menunggu.Pengawal itu mengulurkan tangan dengan sikap hormat, tanpa kata, tanpa desakan. Siera menatap tangan itu sesaat sebelum akhirnya menyambutnya.Ia turun dari kereta dengan gerakan yang lebih tenang dari yang ia rasakan sebenarnya, seolah berusaha menata dirinya kembali. Begitu kakinya menyentuh tanah, udara di luar terasa lebih dingin, lebih tajam, seakan menariknya kembali ke kenyataan yang tidak bisa ia hindari.Mia sudah lebih dulu turun dari kereta pelayan dan seger
Last Updated : 2026-05-08 Read more