“Sudah, Non, biar selanjut Mbok yang melanjutkan, Non Mela sudah beberes sejak tadi. Non, istirahat saja nantikan masih mau melanjutkan menyiapkan sarapan,” ucap seorang wanita paruh baya dengan semburat putih tampak telah menghiasi rambut kepalanya.Melati menoleh, ia seka peluh yang tampak mengalir dari pelipisnya lalu sejenak menghentikan pekerjaannya. Gadis cantik yang biasa di panggil Mela itu lebih dulu menegakkan tubuhnya.“Tidak apa-apa, Mbok, tinggal sedikit lagi,” ucapnya.“Aduh, Non, tapi rumah ini masih luas,” ucap Asih merasa iba melihat Mela.“Atau biar, Mbok, saja yang mengepel lantai atas, nanti Non lanjut memasak,” lanjut Asih memberi usulan.Mela tak segera mengiyakan, lebih dulu ia menoleh ke arah pintu kamar ibu mertuanya yang masih tertutup rapat, “nanti kalau mama tau apa tidak jadi masalah besar, Mbok?” sahut Mela ragu.“Tenang saja, nanti Mbok bisa bilang kalau Non Mela yang mengepel semuanya,” sahut Asih.Sejenak wajah Mela tampak sumringah, “terimakasih ya, M
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-13 อ่านเพิ่มเติม