"A-aku tidak ingin merebut Elzeren, aku hanya ingin dia melindungiku dan membantuku mendapatkan pertanggung jawaban dari Hendra.""Ini sepertinya hanya kesalahpahaman, Nak." Luisa berkata dengan suaranya yang lemah dan rendah, menatap Frezaa iba dan simpati, "Ina-ku memang sedang hamil, dan emosional ibu hamil cukup rentan. Tetapi cucu menantuku adalah perempuan yang luas hatinya. Tapi jika memang Ina melarang Eiren untuk membantumu, nanti Nenek akan bicara pada Ina supaya dia bersedia membiarkan Eiren membantumu.""Baik, Nenek." Freza menganggukkan kepala secara pelan, "oih iya, Nek. Kemarin Kaina bertemu dengan Hendra. A-aku takut dibelakangku dan El, mereka menjalin hubungan.""Overthinking-mu terlalu jauh, Nak. Ina perempuan berkelas, dia tidak mungkin melakukan hal tercela seperti itu. Lagipula Ina dan Eiren saling mencintai," Luisa menjawab dengan tenang. "Nenek, aku tak ingin meragukan Kaina. Hanya saja … dia tidak terlihat mencintai Elzeren, Nek. Sejauh ini, yang kulihat El
Read more