Teilen

444. (GD) Tarif Mahal

last update Veröffentlichungsdatum: 25.09.2026 23:57:08

Kaina menatap pecahan piring dan udang goreng di lantai dengan ekspresi wajah campur aduk. Setelah itu, dia menatap tangannya yang terluka akibat tertusuk oleh pecahan halus dari piring.

Kaina yang berjongkok di lantai meneguk saliva secara susah payah. Dia kembali menatap jari manisnya yang terluka dan berdarah dengan nanar. Jantungnya berdebar kencang dan kepalanya terus berteriak di dalam, menyebutnya bodoh karena melukai diri sendiri demi sesuatu.

Yah, Kaina sengaja menjatuhkan piring—tem
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   444. (GD) Tarif Mahal

    Kaina menatap pecahan piring dan udang goreng di lantai dengan ekspresi wajah campur aduk. Setelah itu, dia menatap tangannya yang terluka akibat tertusuk oleh pecahan halus dari piring. Kaina yang berjongkok di lantai meneguk saliva secara susah payah. Dia kembali menatap jari manisnya yang terluka dan berdarah dengan nanar. Jantungnya berdebar kencang dan kepalanya terus berteriak di dalam, menyebutnya bodoh karena melukai diri sendiri demi sesuatu. Yah, Kaina sengaja menjatuhkan piring—tempat dia meletakkan udang yang baru ia goreng. Lalu setelah piring jatuh, dia pura-pura memungut pecahan piring. Diam-diam Kaina melukai jari manisnya, berharap dengan cara ini Elzeran datang melihatnya yang terluka lalu pada akhirnya menyuruh Freza pulang. Tadi, sebelum melakukan ini, Kaina begitu bersemangat. Namun, setelah tangannya berdarah, dia berpikir sejenak. Apa yang sedang dia lakukan? Apakah dia sepadan melakukan ini hanya demi mendapatkan perhatian Elzeran? Lalu bagaimana jika Elzere

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   443. (GD) Ketika Kaina Caper

    "Kami tak melakukan kesalahan jadi Tuan tak mungkin memecat kami," jawab maid tersebut, memberi isyarat pada kedua maid untuk membawa paksa Freza ke ruang tamu. "A-aku belum makan!" pekik Freza, tak mau dibawa ke ruang tamu. Dia merasa terkucilkan karena dianggap tamu, bukan seseorang yang berhak pada rumah ini. Misal Nyonya!"Tuan dan Nyonya sudah selesai makan malam, maka kami wajib membersikan meja makan." Maid tersebut berkata tegas, "jika anda lapar, anda bisa membeli makanan di luar setelah pulang dari sini.""Ck, lihat saja nanti. Aku akan mengadukan kalian pada Elzeran," kesal Freza, namun perkataannya tersebut sama sekali tak diindahkan oleh para maid yang membawanya. ***Elzeren masuk ke kamar dan menemukan Kaina yang sedang duduk di sofa sambil membaca buku. Elzeren menghela napas, berjalan pelan menuju sofa lalu ikut duduk di sebelah istrinya."Kenapa kau tiba-tiba berhenti makan, Janu?" tanya Elzeren pelan, menatap Kaina yang terlihat serius membaca buku. "Aku sudah

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   442. (GD) Tak ada Rasa Hormat

    "Elzeren, hiks … aku hamil!" tangis Freza sambil mengeratkan pelukannya pada Elzeren. Elzeren menatap ke arah maid, memberi isyarat supaya mereka menarik Freza yang sedang memeluknya. Para maid yang paham dengan perintah Elzeren, segera menarik Freza supaya menjauh dari Elzeran. Setelah menjauhkannya, mereka juga menahan Freza agar perempuan itu tak kembali memeluk Elzeren. "Kalian kenapa menahanku? Lepaskan aku!" pekik Freza sambil menangis tetapi menatap kesal dan jengkel pada pada maid yang menahan tubuhnya, "Elzeran, tolong katakan pada mereka untuk melepasku. Hiks … a-aku tidak melakukan apa-apa, aku cuma ingin memelukmu!" lanjutnya, kembali menangis terisak karena perasaan yang campur aduk. Elzeren menatap sejenak pada istrinya, menaikkan sebelah alis ketika melihat Kaina makan dengan lahap. Awalnya Elzeren sangat kesal pada Freza yang tiba-tiba saja datang lalu langsung memeluknya. Namun, saat melihat istrinya yang tadinya tidak berselera makan tiba-tiba makan dengan sangat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   441. (GD) Sang Pengganggu

    "Maaf, tadi aku tidak bisa ikut mengantar Mommy, Daddy dan Kakak ke bandara. Aku ada rapat penting yang tidak bisa ditinggal," ucap Elzeren, sedang makan malam berdua dengan istrinya. Sejak dia pulang, Kaina mendadak sangat pendiam. Kaina terus mengurung diri dalam kamar. Elzeren rasa … itu kesalahannya karena tidak ikut mengantar orang tua istrinya ke bandara. Namun, sayangnya dia baru meminta maaf karena sejak pulang dari kantor, Elzeren benar-benar sibuk oleh pekerjaan yang ia bawa ke rumah ini. "Tidak perlu meminta maaf karena Mas tidak salah," ucap Kaina pelan, makan kurang lahap karena tak ada udang dan … nafsu makannya menurun. Ini bukan masalah udang yang tak ada. Nafsu makannya memang sedang menurun. Biasanya jika ada udang, setidaknya dia masih bisa menghabiskan sepiring nasi. Namun, tanpa udang, sesendok nasi pun rasanya berat. "Kuperhatikan kau banyak diam." Elzeren berkata rendah, mengamati istrinya yang terlihat ogah-ogahan makan, "apa aku melakukan kesalahan, J

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   440. (GD) Seorang Pria

    "Dan aku semakin yakin kau … sejak lama diam-diam menyukaiku." Gluk' Kaina meneguk saliva secara kasar, menatap gugup campur was-was pada suaminya. Seketika Kaina mencoba mengingat kembali obrolannya dengan Sera saat tadi malam. Kening Kaina mengerut, tetapi napasnya lebih stabil dari yang sebelumnya. Dia cukup lega, mengingat tak ada obrolan yang mengungkap kalau dia suka pada Elzeren. "Perasaan tadi malam aku dan Sera nggak bahas Mas deh. Kami ngobrol santai saja," ucap Kaina, kembali memasang wajah angkuh yang terkesan tengil sambil menatap santai pada Elzeren. Elzeren tetap menyunggingkan smirk tipis, menatap Kaina lekat dan penuh ketertarikan. "Bagaimana dengan kalimatmu yang mengatakan 'aku tak mau mendengarnya. Nanti aku tambah ge'er?" "I-itu …." Mata Kaina kembali melebar dan wajahnya kembali panik. "A-aku … Ck, mending Mas berangkat kerja deh. Nanti telat lagi," kesalnya pada akhirnya, terlalu grogi dan gugup. "Kau takut aku telat kerja atau takut semakin menyuka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   439. (GD) Semakin Yakin

    Acara makan malam keluarga Kaina dengan keluarga suaminya telah selesai. Sekarang Kaina sedang di halaman belakang, bersama dengan Sera dan Nakilla. Ketiga wanita itu asyik mengobrol, tak mengenal jam yang sudah menunjukan jam setengah sepuluh. Maklum, setelah mereka punya kehidupan masing-masing, mereka jadi jarang bertemu. "Ahahaha …." Nakilla tiba-tiba tertawa, membuat Kaina dan Sera menatap aneh pada perempuan itu. "Kakak kenapa?" tanya Sera. "Kamu merasa aneh nggak sih, Ser?" tanya Nakilla sambil melirik Kaina dengan senyum jahil. "Aneh apa, Kak?" Sera memicingkan mata. "Kaina dan Elzeren." Nakilla berkata pelan, "dari dulu, mereka tidak pernah dekat tapi tiba-tiba menikah. Sekarang, baru menikah tapi sudah hamil." "Hei, a-aku nggak hamil di luar menikah yah, Kak," horor Kaina, menatap campur aduk pada Nakilla. "Ahahaha … nggak ada yang nuduh kamu loh, Dek. Panik banget sih." Nakilla tertawa cukup kencang. Sedangkan Sera senyum geli pada Kaina. Kaina menatap

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   6. Menikah

    Aluna dan Kaizen jatuhnya memang dijodohkan, karena selain insiden itu keduanya tidak pernah terikat apapun. Kaizen bukan pilihan Aluna dan Aluna juga bukan pilihan Kaizen. Keluarga mereka lah yang menentukan. Insiden itu bukan alasan mereka menikah, tetapi faktor yang menjadi alasan kuat mereka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   5. Paksaan Menikah

    "Kak, i-ini wanita yang tidur dengan Kaizen," bisiknya dengan nada gemetar, efek deg degkan bertemu dengan calon menantunya, sosok yang membuktikan pada dunia kalau Kaizen normal! "Hah?" Nindi menunjukan ekspresi kaget, menatap Aluna dengan raut muka kaku lalu kembali menatap adik iparnya dengan e

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status