Kegelapan malam itu bukan sekadar ketiadaan cahaya; kegelapan itu terasa seperti zat padat yang menghimpit dada, mengamplifikasi setiap detak jantung, erangan, dan tetesan dari selang infus yang terus mengalirkan racun kesadaran ke dalam pembuluh darah Celline."C-Celline ... bertahanlah, tolong ...." bisik Marsya. Dalam kegelapan total, ia meraba-raba lantai semen yang dingin, mengabaikan kulit pergelangan kakinya yang terkoyak berdarah akibat gesekan rantai besi yang dipaksa bergerak. Ia merangkak liar, bertelanjang kaki, sampai tangannya menabrak kaki meja kayu tempat Celline terbaring."Aku tidak bisa memejamkan mata, Sya ...." suara Celline terdengar sangat memilukan. Suara itu bukan lagi bisikan, melainkan getaran parau dari tenggorokan yang tercekik. Efek cairan penajam saraf itu bekerja dengan presisi yang mengerikan. Setiap sel saraf di tubuh Celline seolah dipaksa telanjang, hembusan angin dingin paling tipis sekalipun terasa seperti sabetan sembilu di kulitnya. "Otakku ...
اقرأ المزيد