Pengawal bertubuh kekar itu menggeleng tegas dengan tatapannya lurus ke depan tanpa simpati."Maaf, Madam Lena. Ini perintah langsung dari Nona Orlova. Atas alasan keamanan wilayah pasca-konflik, tidak ada kendaraan Mansion yang diizinkan keluar tanpa persetujuan tertulis darinya.""Tapi ini urusan mendesak!" tegas Lena lagi."Ada masalah apa di sini?"Suara bernada lambat yang familier itu terdengar dari arah tangga utama. Eva melangkah dengan anggun, memegang gelas kristal yang diisi wine.Eva menatap Lena dengan pandangan rendah, lalu bergeser pada sopir yang tampak tegang."Oh, jadi kau ingin berjalan-jalan keluar? Sayang sekali, Lena. Oakheaven sedang tidak aman untuk manula rapuh sepertimu. Tetaplah di kamarmu demi keselamatanmu sendiri," ujar Eva, lantas menyesap winenya dengan anggun.Lena tidak tahan lagi. Pun ia melontarkan protesnya, “Aku hanya perlu ke rumah sakit, Nona Eva. Mengapa kau harus membatasi pergerakanku?”Eva terkekeh hambar, mengabaikan kata-kata Lena. Baginya
Read more