Gegas Elara membuka pintu kamar dengan jantung yang bertalu-talu. Namun, ia langsung termangu begitu pintu itu terbuka. Alih-alih sang Don yang datang, justru ia malah mendengar suara lain yang menyapanya dengan sopan."Selamat pagi, Nyonya Muda. Kami antarkan sarapan ke kamar Anda," kata Grigor yang berdiri rapi bersama seorang pelayan membawa troli makanan.Elara tersenyum kecut, menyembunyikan rasa kecewa yang mendadak menyergap dadanya. Lantas, ia pun bertanya pada Grigor menggunakan bahasa isyarat, menanyakan di mana keberadaan Don Arseny saat ini. Ya, lagi, Grigor yang tak terbiasa dengan bahasa isyarat pun seketika kebingungan sambil mengerutkan alisnya. Melihat hal itu, Elara akhirnya berinisiatif menunjuk ke arah pintu kamar Don.Memahami maksud tersebut, Grigor pun menjawab, "Don Arseny ada di ruang kerja, Nona."Elara mengangguk paham, lantas mempersilakan Grigor untuk masuk dan meletakkan sarapan di atas meja.Kata Grigor lagi sebelum melangkah mundur, "Don Arseny m
Read more