"Biarkan aku yang menangani pasien di IGD," ucap Raka sambil bangkit dari kursinya. Ia segera melangkah menjauh dari meja kerja."Tidak," sahut Calista dengan cepat. Ia sudah lebih dulu berdiri dan menutup berkas di hadapannya."Biarkan aku yang menanganinya," lanjutnya sambil merapikan jas putihnya. Tatapannya tetap lurus ke depan tanpa sedikit pun beralih ke arah Raka.Nita berkedip beberapa kali. Tatapannya bergantian antara Raka dan Calista sebelum bibirnya sedikit terbuka, seolah ingin bertanya tetapi mengurungkannya."Tapi, Dokter Calista..." ucap Raka sambil melangkah setengah langkah ke depan.Namun sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya, Calista sudah lebih dulu memotong."Aku tidak ingin kalau terjadi sesuatu lagi di ruang operasi, kau kembali mengatakan hal yang sama seperti sebelumnya," ucapnya dingin. Tatapan mereka sempat bertemu sesaat, lalu Calista segera memalingkan wajahnya.Kalimat itu membuat langkah Raka terhenti, sementara Calista sudah lebih dulu berjalan me
Read more