Sebuah pikiran yang tidak menyenangkan pun muncul di benaknya."Kalau soal pacaran gimana?"Stefan menatapnya lekat. Yessica tidak tahu apakah pria itu sedang bertanya-tanya apakah dirinya ingin berkencan dengan orang lain atau khawatir ia akan menjadi wanita yang pencemburu. Padahal, seharusnya ia tidak berhak cemburu kalau ini memang hanya sebuah kesepakatan, bukan hubungan sungguhan.Tatapannya beralih kepada pria-pria lain. Mereka semua sedang memandangnya dengan rasa penasaran yang sama.Yessica berdeham pelan sambil memainkan serbet di pangkuannya. "Jelas aku nggak ada niat buat pacaran sama siapa pun. Aku cuma nggak tahu kalian punya rencana apa."Kalimat terakhirnya terdengar sangat pelan. Situasi ini benar-benar memalukan, tetapi memang itulah tujuan kesepakatan ini, bukan? Lagi pula, mereka tidak sedang memintanya menjadi pacar mereka."Yessica."Yessica mengangkat dagunya dan kembali bertemu dengan m
Read more