"Semua orang sibuk, Lady. Bukan hanya kau yang sibuk!" sahut Varek. "Sudah, sebaiknya mulai saja. Aku akan memeriksa bantuan untuk dibagikan hari ini. Keretanya akan kubuka tepat di depan wajahmu!" Telunjuk tangan kanan Varek mengarah tepat ke arah dahi Alara. Alara merasa terpojok, dia tanpa sadar berjalan mundur beberapa langkah. "Buka saja, lebih cepat dibagikan, lebih baik. Itu juga takkan mengganggumu lagi Pangeran Varek atau boleh kupanggil Tuan Jenderal!" seru Alara. Wajahnya sedikit cemberut. "Elhart," panggil Varek. Terlihat Elhart sudah siap siaga. "Segera periksa kereta, catat semua barang dan bagikan ke warga!" perintah Varek. Elhart mengangguk, dia bersama beberapa orang prajurit dan orang dari rombongan bantuan menbuka dan memeriksa isi kereta. Kereta pertama nampak berisi berisi bahan makanan berkantong-kantong karung gandum terlihat memenuhi kereta itu. Kereta kedua berisi bahan penerangan seperti lilin. Kereta ketiga berisi obat-obatan. 'Ini seperti
最後更新 : 2026-05-16 閱讀更多