Rumah tujuan mereka ternyata jauh melampaui bayangan Ujang.Begitu langkah kaki mereka berhenti di depan gerbang, mata Ujang langsung membelalak. Sebuah rumah bergaya modern berdiri megah di atas lahan yang sangat luas. Halamannya dipenuhi taman bunga yang tertata rapi, sementara beberapa mobil mewah terparkir di bawah kanopi. Di kejauhan tampak gudang besar dan bangunan penggilingan padi yang masih beroperasi. Deru mesin sesekali terdengar bercampur dengan aroma gabah yang baru dijemur.Tanpa sadar, Ujang berdecak kagum. "Besarnya rumah ini, Bu..."Nilam, ibunda Arumi, tersenyum melihat reaksi pemuda itu."Siska memang teman Ibu sejak kecil," jelasnya sambil berjalan menuju gerbang. "Dulu kami sama-sama tinggal di kampung ini. Bedanya, setelah dewasa dia merantau ke kota, membangun usaha sampai sukses besar. Beberapa tahun lalu dia pulang, membeli banyak lahan di desa, membuka penggilingan padi, dan mempekerjakan banyak warga sini.""Pantas saja..." gumam Ujang. "Hebat sekali."Mereka
Read more