Di paviliun Bintang, Pangeran Arlon dan Elena sudah berada berbaring di atas ranjang yang sama, tapi sudah lebih dari lima belas menit, tidak ada percakapan diantara mereka berdua."Elena," panggil Pangeran Arlon pelan."Apa lagi?" tanya Elena, melirik Pangeran Arlon dengan ekor matanya."Besok, saat kamu bertemu Selena, jangan pernah takut, karena jika dia berani menyentuhmu, aku sendiri yang akan meratakan istana ini malam itu juga, meski aku harus terbunuh sekalipun, setidak nya penawar ku, aman," ucap Pangeran Arlon, melirik Elena sekilas."Terimakasih untuk malam ini Elena, dan terimakasih sudah sudi masuk ke dunia ku..." lanjut Pangeran Arlon, lirih.Elena hanya diam, namun ada sedikit rasa hangat yang tidak biasa menjalar di dadanya mendengar ucapan posesif suaminya itu."Simpan bicaramu untuk besok, Pangeran. Sekarang, tidurlah, aku tidak mau jadi janda secepat itu," ucap Elena, memunggungi Pangeran Arlon.Pangeran Arlon tersenyum kecil, sambil menatap langit-langit kamarnya n
Última atualização : 2026-04-29 Ler mais