Kupikir, seiring berjalannya waktu, Andrew akan merelakannya.Namun, tak kusangka, setelah kembali ke tanah air, Andrew perlahan-lahan mengembangkan bisnisnya hingga ke Negara Winola. Bahkan, saat aku mulai kembali mendesain untuk berkarya, Andrew-lah orang pertama yang membeli karya desain terbaruku. Setiap bulan, Andrew selalu menungguku seharian penuh di depan rumahku, dengan membawa bunga dan berbagai hadiah.Setelah berkali-kali membujuknya, tetapi gagal, aku pun tidak peduli lagi. Aku menganggapnya tidak ada.Namun, tak disangka, meski aku tidak peduli, ada orang lain yang peduli.Selama tinggal di Negara Winola, hubunganku dengan Arya menjadi makin akrab. Arya pun makin tidak senang melihat perilaku pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Andrew.Hingga akhirnya, pada suatu hari, Arya tidak tahan lagi. Dia segera mengemasi kopernya dan membawaku pergi jalan-jalan ke berbagai tempat.Musim semi pergi ke Negara Tacita yang romantis, musim panas ke Negara Barsha dan saat musim gugur
더 보기