Short
Cintaku Habis di Resepsi ke-13

Cintaku Habis di Resepsi ke-13

By:  AnonimaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
597views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Tujuh tahun menikah, kekasihku yang merupakan seorang CEO, sudah melarikan diri dari pernikahan kami sebanyak 13 kali. Yang pertama, sewaktu asistennya mengalami luka lecet di kaki. Aku menunggu sendirian di lokasi pernikahan sepanjang malam. Yang kedua kalinya, saat mendengar asistennya sakit, dia meninggalkan cincin kawinnya dan pergi dengan terburu-buru. Setelah itu, setiap kali hari pernikahan kami tiba, asistennya akan selalu mengalami berbagai macam kecelakaan. Setelah dia meninggalkan pernikahan untuk yang ke-13 kalinya, aku memutuskan untuk meninggalkannya. Namun, saat aku menjatuhkan diri ke pelukan pria lain, dia malah ingin merebutku kembali seperti orang gila.

View More

Chapter 1

Bab 1

"Bu Cynthia, Anda yakin semua prosesi dan dekorasi pernikahannya mau dibikin sesederhana mungkin? Benaran, nggak perlu diskusi lagi sama Pak Andrew?"

Direktur perencanaan pernikahan itu, berkali-kali mengonfirmasi ulang kepadaku. Dialah yang bertanggung jawab atas 12 rencana pernikahanku sebelumnya dengan Andrew Bramastya, sehingga kami sudah cukup akrab.

Aku tersenyum pahit. "Nggak perlu tanya dia lagi. Bikin aja sesederhana mungkin."

Sudah tujuh tahun sejak kami resmi menikah di kantor catatan sipil, tetapi aku dan Andrew belum juga menggelar resepsi.

Hari ini, hari ulang tahunku, sekaligus hari di mana Andrew berjanji untuk yang ke-13 kalinya akan mengadakan pesta pernikahan denganku.

Namun, di pesta itu, aku yang seharusnya menjadi pusat perhatian malah diabaikan begitu saja. Semua orang sibuk bersulang dengan Andrew dan asistennya yang berdiri tepat di sampingnya.

Aku berusaha sekuat tenaga menahan rasa mual di perutku dan duduk sendirian di depan kue ulang tahun yang besar itu. Akan tetapi, Andrew bahkan tidak melirikku sedikit pun.

Pesta ulang tahunku itu akhirnya berakhir di tengah ketidakpedulian Andrew dan ejekan-ejekan, baik yang terang-terangan maupun tidak kentara.

Namun, setelah pesta usai, Andrew yang seharusnya pergi bersamaku untuk memeriksa persiapan prosesi pernikahan lusa nanti, kembali meninggalkanku sendirian.

Di depan hotel, mobil hitam milik Andrew yang sudah sangat kukenal, berhenti tepat di depanku. Belum sempat aku mengulurkan tangan untuk membuka pintu penumpang depan, Andrew sudah terlebih dahulu angkat bicara untuk menghentikanku.

"Kayra minum cukup banyak tadi. Aku mau antar dia pulang. Soal pernikahan, kamu saja yang putuskan."

"Malam ini aku nggak pulang. Nggak usah menungguku."

Setelah berkata seperti itu, Andrew sama sekali tidak peduli dengan reaksiku dan langsung berniat menaikkan kaca jendela mobil untuk pergi.

Aku mengalihkan pandanganku dari Kayra Handita yang duduk di kursi penumpang depan. Sebelum kaca jendela tertutup rapat, aku tersenyum dan berpesan padanya, "Oke, hati-hati di jalan."

Andrew tertegun mendengarnya. Dia menatapku dengan heran, lalu melembutkan suaranya. "Aku akan datang tepat waktu ke pernikahan nanti."

Setelah berkata seperti itu, Andrew menaikkan kaca jendela dan mengemudikan mobilnya tanpa ragu sedikit pun.

Malam di akhir musim penghujan begitu dingin. Namun, saat melihat mobil hitam itu menjauh, aku merasa hatiku jauh lebih dingin.

Andrew jarang mengizinkanku naik mobilnya, apalagi bersikap penuh perhatian dan pengertian seperti itu.

Dahulu, aku mengira semua itu karena kepribadiannya yang kaku. Namun, sekarang aku sadar, semua itu hanya karena orangnya saja yang berbeda.

Aku menikah dengan Andrew saat berusia 22 tahun. Kami sudah menikah selama tujuh tahun, tetapi belum pernah menggelar pesta pernikahan yang layak.

Jauh sebelum menikah dengan Andrew, aku sudah tahu bahwa dia memiliki seseorang yang disukainya sejak masa remaja. Alasan Andrew mau menikahiku, selain karena permintaan neneknya, ada satu alasan yang paling utama, yaitu orang yang disukainya itu sudah mencampakkan dirinya dan pergi ke luar negeri.

Namun kini, orang itu sudah kembali. Bahkan, menjadi asistennya, menemaninya siang dan malam.

Aku menghela napas dalam-dalam, lalu tersenyum sopan.

'Andrew, aku melepasmu.'

'Aku akan menjalani prosesi pernikahan yang ke-13 ini seorang diri.'

'Beberapa hari lagi, semuanya akan kembali ke jalurnya.'
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status