Share

Cintaku Habis di Resepsi ke-13
Cintaku Habis di Resepsi ke-13
Penulis: Anonima

Bab 1

Penulis: Anonima
"Bu Cynthia, Anda yakin semua prosesi dan dekorasi pernikahannya mau dibikin sesederhana mungkin? Benaran, nggak perlu diskusi lagi sama Pak Andrew?"

Direktur perencanaan pernikahan itu, berkali-kali mengonfirmasi ulang kepadaku. Dialah yang bertanggung jawab atas 12 rencana pernikahanku sebelumnya dengan Andrew Bramastya, sehingga kami sudah cukup akrab.

Aku tersenyum pahit. "Nggak perlu tanya dia lagi. Bikin aja sesederhana mungkin."

Sudah tujuh tahun sejak kami resmi menikah di kantor catatan sipil, tetapi aku dan Andrew belum juga menggelar resepsi.

Hari ini, hari ulang tahunku, sekaligus hari di mana Andrew berjanji untuk yang ke-13 kalinya akan mengadakan pesta pernikahan denganku.

Namun, di pesta itu, aku yang seharusnya menjadi pusat perhatian malah diabaikan begitu saja. Semua orang sibuk bersulang dengan Andrew dan asistennya yang berdiri tepat di sampingnya.

Aku berusaha sekuat tenaga menahan rasa mual di perutku dan duduk sendirian di depan kue ulang tahun yang besar itu. Akan tetapi, Andrew bahkan tidak melirikku sedikit pun.

Pesta ulang tahunku itu akhirnya berakhir di tengah ketidakpedulian Andrew dan ejekan-ejekan, baik yang terang-terangan maupun tidak kentara.

Namun, setelah pesta usai, Andrew yang seharusnya pergi bersamaku untuk memeriksa persiapan prosesi pernikahan lusa nanti, kembali meninggalkanku sendirian.

Di depan hotel, mobil hitam milik Andrew yang sudah sangat kukenal, berhenti tepat di depanku. Belum sempat aku mengulurkan tangan untuk membuka pintu penumpang depan, Andrew sudah terlebih dahulu angkat bicara untuk menghentikanku.

"Kayra minum cukup banyak tadi. Aku mau antar dia pulang. Soal pernikahan, kamu saja yang putuskan."

"Malam ini aku nggak pulang. Nggak usah menungguku."

Setelah berkata seperti itu, Andrew sama sekali tidak peduli dengan reaksiku dan langsung berniat menaikkan kaca jendela mobil untuk pergi.

Aku mengalihkan pandanganku dari Kayra Handita yang duduk di kursi penumpang depan. Sebelum kaca jendela tertutup rapat, aku tersenyum dan berpesan padanya, "Oke, hati-hati di jalan."

Andrew tertegun mendengarnya. Dia menatapku dengan heran, lalu melembutkan suaranya. "Aku akan datang tepat waktu ke pernikahan nanti."

Setelah berkata seperti itu, Andrew menaikkan kaca jendela dan mengemudikan mobilnya tanpa ragu sedikit pun.

Malam di akhir musim penghujan begitu dingin. Namun, saat melihat mobil hitam itu menjauh, aku merasa hatiku jauh lebih dingin.

Andrew jarang mengizinkanku naik mobilnya, apalagi bersikap penuh perhatian dan pengertian seperti itu.

Dahulu, aku mengira semua itu karena kepribadiannya yang kaku. Namun, sekarang aku sadar, semua itu hanya karena orangnya saja yang berbeda.

Aku menikah dengan Andrew saat berusia 22 tahun. Kami sudah menikah selama tujuh tahun, tetapi belum pernah menggelar pesta pernikahan yang layak.

Jauh sebelum menikah dengan Andrew, aku sudah tahu bahwa dia memiliki seseorang yang disukainya sejak masa remaja. Alasan Andrew mau menikahiku, selain karena permintaan neneknya, ada satu alasan yang paling utama, yaitu orang yang disukainya itu sudah mencampakkan dirinya dan pergi ke luar negeri.

Namun kini, orang itu sudah kembali. Bahkan, menjadi asistennya, menemaninya siang dan malam.

Aku menghela napas dalam-dalam, lalu tersenyum sopan.

'Andrew, aku melepasmu.'

'Aku akan menjalani prosesi pernikahan yang ke-13 ini seorang diri.'

'Beberapa hari lagi, semuanya akan kembali ke jalurnya.'

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 9

    Namaku Andrew Bramastya.Aku pernah punya istri, namanya Cynthia Varischa.Cynthia orang yang sangat baik dan luar biasa. Aku begitu mencintainya.Waktu pertama kali mengenalnya, aku berumur 17 tahun dan dia 16 tahun.Waktu itu, Cynthia tampak seperti baru saja menangis. Matanya merah dan hidungnya juga merah.Sebenarnya, aku tidak suka ada orang asing di rumah. Namun, Varischa sungguh cantik. Aku pun merasa punya adik seperti dia juga tidak buruk.Akan tetapi, Cynthia sering melamun. Dia terlihat sangat sedih.Nenek bilang, Cynthia merindukan ibunya.Jadi, aku mulai mengajaknya bermain dan bersenda gurau, agar dia bisa menjadi lebih ceria dan terbuka.Cynthia benar-benar menjadi seperti yang kuharapkan. Bahkan, dia menjadi makin dekat denganku.Sampai saat aku berusia 23 tahun, Kayra putus denganku demi seorang pria asing dan pergi ke luar negeri.Aku mulai terpuruk dan mabuk-mabukan sepanjang hari. Aku merasa sedih atas kepergiannya, sekaligus tidak rela dicampakkan.Sampai akhirnya,

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 8

    Kupikir, seiring berjalannya waktu, Andrew akan merelakannya.Namun, tak kusangka, setelah kembali ke tanah air, Andrew perlahan-lahan mengembangkan bisnisnya hingga ke Negara Winola. Bahkan, saat aku mulai kembali mendesain untuk berkarya, Andrew-lah orang pertama yang membeli karya desain terbaruku. Setiap bulan, Andrew selalu menungguku seharian penuh di depan rumahku, dengan membawa bunga dan berbagai hadiah.Setelah berkali-kali membujuknya, tetapi gagal, aku pun tidak peduli lagi. Aku menganggapnya tidak ada.Namun, tak disangka, meski aku tidak peduli, ada orang lain yang peduli.Selama tinggal di Negara Winola, hubunganku dengan Arya menjadi makin akrab. Arya pun makin tidak senang melihat perilaku pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Andrew.Hingga akhirnya, pada suatu hari, Arya tidak tahan lagi. Dia segera mengemasi kopernya dan membawaku pergi jalan-jalan ke berbagai tempat.Musim semi pergi ke Negara Tacita yang romantis, musim panas ke Negara Barsha dan saat musim gugur

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 7

    "Nggak, nggak, Cynthia. Kasih aku satu kesempatan lagi, ya? Sekali saja." Andrew sepertinya tidak bisa menerima kenyataan. Dia melangkah maju dengan emosional dan mencoba menarikku."Butuh bantuan?"Tepat di saat aku masih tertegun, Arya sudah berdiri di depanku dan melindungiku sepenuhnya di balik punggungnya.Mungkin karena suara Arya yang begitu lembut, aku pun berpikir untuk sesaat, lalu menganggukkan kepala."Pak Andrew, kurasa Cynthia sudah menolaknya dengan sangat jelas. Ada banyak cara untuk membuktikan ketulusan hati. Terus mengejar dan mengganggu, itu cara yang paling buruk."Meski sikap Arya masih terbilang sopan, dari sorot matanya terlihat jelas bahwa dia begitu membenci Andrew."Siapa kamu? Ini urusanku dengan Cynthia. Kamu nggak perlu ikut campur." Andrew menatap Arya lekat-lekat, sementara rasa gelisah yang kuat mulai muncul di dalam hatinya."Aku Arya Prasetya Kusuma. Aku diminta Bibi Alina untuk menjaga Cynthia, agar dia nggak diganggu orang-orang yang nggak jelas." K

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 6

    "Sayang, Ibu kenalin ya. Ini anak teman baik Ibu. Masih muda, punya masa depan cerah, ganteng lagi. Pokoknya ratusan kali lebih oke dibanding si Andrew itu. Kita nggak butuh dia, kita bisa dapat yang lebih baik." Ibu menarik pria tampan yang begitu mencuri perhatian di sampingnya itu untuk dikenalkan kepadaku."Halo, aku Arya Prasetya Kusuma.""Halo, aku Cynthia Varischa."Setelah perkenalan singkat, Ibu mencari-cari alasan untuk pergi duluan dan meminta Arya untuk mengantarku pulang.Di perjalanan pulang, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak berkali-kali mencuri pandang ke arah Arya.Melihat profil wajah Arya yang hampir sempurna itu, aku pun menghela napas kagum di dalam hati.Ternyata setelah meninggalkan Andrew, masih banyak orang di dunia ini yang jauh lebih hebat darinya.Aku merasa nyaman saat bersama Arya. Jadi, ketika dia mengajakku makan bersama keesokan harinya, aku pun menyetujuinya.Namun, hal yang tidak terduga terjadi. Saat aku sudah siap memenuhi janji untuk bertemu

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 5

    Semalam, dia sebenarnya punya kesempatan. Namun, apa yang dia lakukan?Dia malah marah pada Cynthia, bahkan tidak pulang ke rumah demi menemani Kayra.Tidak, bukan hanya tadi malam.Sejak Kayra kembali, dia hampir selalu berada di sisi wanita itu.Setelah Nenek pergi, Andrew menggeledah seluruh rumah. Akan tetapi, dia hanya berhasil menemukan selembar foto yang ada aku di dalamnya.Bahkan, foto itu pun diambil dari akta nikah, satu-satunya fotoku yang tersisa.Andrew memegang foto itu, lalu duduk terpaku di sudut ruangan sepanjang malam.Sepanjang malam itu, banyak sekali kenangan yang melintas di benak Andrew.Saat aku berusia 16 tahun, saat kami pertama kalinya bertemu di kediaman Keluarga Bramastya.Saat itu, aku orang yang pendiam dan tertutup, tenggelam dalam kesedihan.Sementara itu, Andrew begitu ceria dan penuh semangat, seperti matahari kecil yang menerobos masuk ke dalam hidupku.Di awal-awal tahun, Andrew sebenarnya sangat menyukai Cynthia. Dengan adanya adik perempuan yang

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 4

    Di lokasi pernikahan.Saat Andrew tiba dengan tergesa-gesa, aku sudah pergi. Hanya ada Bu Ratih dan timnya yang sedang membereskan lokasi."Pak Andrew, pernikahannya sudah selesai. Untuk apa Anda datang ke sini?" Mungkin karena merasa kasihan padaku, Bu Ratih tidak bersikap ramah kepada Andrew."Mana Cynthia? Bukankah dia …." Andrew mengedarkan pandangan ke sekeliling, tetapi tidak menemukan keberadaanku. Hatinya pun makin merasa cemas.Ucapan Andrew terputus oleh notifikasi pesan dariku."Nggak … nggak mungkin. Aku sudah janji akan datang, aku jelas-jelas sudah janji."Andrew menatap isi pesan di ponselnya dan terus menyangkalnya. Dia tidak percaya bahwa semua ini benar-benar terjadi.[Cynthia, aku sudah datang! Trik apa lagi yang sedang kamu mainkan?!] Tangan Andrew gemetar saat mengirimkan pesan itu kepadaku. Namun, kali ini, pesan yang dia kirimkan tidak segera dibalas seperti biasanya dan malah centang satu.Andrew menatap tanda centang satu itu dengan tatapan kosong untuk waktu y

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 3

    Aku memandangi hadiah-hadiah yang ada di hadapanku, lalu memungut sebuah boneka yang terjatuh akibat hantaman pintu yang ditutup Andrew. Aku pun terdiam untuk waktu yang lama.Ibuku adalah seorang penganut paham anti menikah. Akan tetapi, dia sangat meyakini bahwa seorang wanita harus punya anak sen

  • Cintaku Habis di Resepsi ke-13   Bab 2

    Saat membicarakan pernikahan yang ke-13, Bu Ratih sang perencana acara, menatapku dengan penuh rasa iba."Bu Cynthia, saat pertama kali Anda dan Pak Andrew datang menemuiku untuk mengurus pernikahan, Anda terlihat begitu ceria dan bahagia. Benar-benar jauh berbeda dengan Anda yang sekarang …."Ya, a

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status