Alunan musik jazz bertempo lambat mengalun lembut, berpadu dengan remang cahaya lampu kekuningan di dalam salah satu lounge eksklusif di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Di salah satu sudut sofa kulit VVIP yang melingkar, berkumpullah para pria matang yang malam itu sengaja meluangkan waktu di antara padatnya jadwal bisnis mereka.Gavin dan Devan sudah duduk lebih dulu, menikmati sloki wiski mereka sembari berbincang santai, sementara Bima duduk di seberang mereka dengan senyum yang tak lepas sejak sore tadi.Keheningan di meja mereka sedikit terpecah saat pintu kaca buram lounge terbuka. Sosok pria bertubuh tegap dan menjulang melangkah masuk dengan aura tiran yang begitu pekat. Ararya Bimantara datang dengan setelan kemeja hitam yang lengannya sudah digulung sebatas siku, menampilkan jam tangan mewah dan urat-urat tangan yang tegas. Tatapannya sedingin es, namun tampak jauh lebih rileks dibanding biasanya."Akhirnya, keluar dari sarangnya," celetuk Gavin sambil terkekeh, mengangkat sl
Read more