“Ya, data pendaftarannya sudah ada kok. Kamu bisa langsung cek di sistem,” ucap Nadia sambil tersenyum ramah. “Um... oke, Mbak,” sahut Ratih sambil mengangguk pelan. “Oh iya, kamu ke sini tadi cuma mau mastiin itu atau... sebenarnya ada hal lain yang mau diomongin?” tanya Nadia penasaran saat melihat asistennya itu tampak ragu-ragu dan hendak berbalik keluar ruangan. Ratih menoleh kembali ke arah Nadia, sedikit salah tingkah. “Sebenarnya... tadi ada yang mau saya omongin, Mbak. Tapi... eh, malah lupa mau ngomong apa,” ucapnya sambil tersenyum canggung sembari mengusap jemarinya sendiri. “Ya sudah, nggak apa-apa. Nanti kalau ingat, buruan ke sini temui aku lagi ya,” ucap Nadia sambil tersenyum hangat menatap asisten setianya itu. “Iya, Mbak,” sahut Ratih mengangguk cepat, lalu menarik napas lega sebelum akhirnya benar-benar melangkah keluar dan menutup pintu ruangan Nadia rapat-rapat. Ratih baru saja tiba diruangan kerjanya. “Tapi... soal asam folat tadi... berarti dia lagi hamil
Leer más