“Jadi... Rumi katanya sudah naik jabatan jadi direksi?” tanya ayah Vega membuka obrolan, menatap Rumi dengan pandangan menguji sekaligus mengagumi kesuksesan Rumi. “Iya, Om. Baru bulan ini, dan serah terima jabatan baru dua minggu lalu,” ucap Rumi penuh percaya diri. Senyum ramah mengembang di wajahnya, dan demi menunjukkan citra suami ideal di depan semua orang, ia mengulurkan tangan untuk menggenggam erat jemari Nadia. “Wah, selamat ya... Kita tahu berita itu dari Vega. Vega cerita sama Mama semalam, senang sekali dengarnya,” timpal ibu Vega dengan wajah berbinar tulus, ikut bangga atas pencapaian keluarga besarnya. Mendengar penuturan itu, Nadia tidak tegang. Sebaliknya, ia justru tertawa kecil. Dengan gerakan yang sangat halus namun tegas, ia menarik tangannya keluar dari genggaman Rumi, memutuskan kontak fisik itu tanpa ragu. “Aku aja malah nggak tahu kalau suami aku ini... ternyata naik jabatan jadi direksi,” ucap Nadia dengan nada tertawa geli yang teramat santai, semba
Read more