Di ruangan keamanan yang sunyi tenang, Mante lihat Michaelin tertidur lelap dalam bungkusan selimut kemping yang buatnya tampak seperti sebuah kepompong.Mante mendekat, dengan ujung kakinya pria itu menggoyang tubuh Michaelin agar terbangun. “Heh, aku ingin bicara denganmu.”Dalam kantong selimut itu Michaelin menggeliat dengan suara protesan, tidak suka waktu istirahatnya diganggu. “Heh,” panggil Mante sekali lagi, kembali menggoyang tubuh Michaelin dengan kakinya.Alih-alih membuka mata dan menjawab, pemuda itu memilih untuk berguling-guling seperti gelondongan kayu, pergi sejauh mungkin masih dengan mata terpejam, tidak sudi bangun hanya untuk menghabiskan waktunya untuk bicara.Michaelin kembali tertidur lelap di sudut dinding, mengabaikan Mante yang terperangah akan keberanianya yang tidak memiliki sedikitupun ketakutan.Beruntung saja, saat ini suasana hati Mante sedang sangat luar biasa bahagia, jika tidak, pasti dia sudah membanting Michaelin dan memaksanya bangun.Diambil
더 보기