Jawaban tidak terduga Sean begitu membahagiakan sekaligus buat Selena bingung karena sebelumnya, Sean ragu-ragu untuk menyetujui keinginan Selena mencuri seluruh ide dari portopolio milik Lilian.Apakah karena simpati, Sean langsung mendukungnya?Selena bergeser mendekat, ia meraih tangan Sean yang tengah mengusap pipi. “Bagaimana, jika Lilian murka padaku Sean?” tanya Selena menguji, akan sejauh mana Sean bersedia berdiri disampingnya.“Aku akan menjadi saksi bahwa itu milikmu, murni idemu,” jawab Sean terdengar seperti kesatria, disisi lain yang menjadi penjahat yang sedang ingin menghancurkan mimpi orang lain.Pupil mata Selena melebar. “Kau janji, Sean?”“Ya, aku janji.”Sebuah senyuman langsung terukir dari bibir Selena, dia semakin mendekat dan memeluk Sean. Terang saja, siapa yang tidak bahagia mengetahui bahwa kini dia telah memenangkan hati dan seluruh perhatian pria yang dicintainya.Membalas pelukan Selena, diam-diam sorot amarah terlukis dimata Sean.Sean tahu, menjadi de
더 보기