Lilian ingat, dia pernah melihat lelaki itu di tempat pegadaian bersama dengan Michaelin.Lalu apa yang membawanya datang ke mansion Lilian di tengah malam seperti ini? “Jika tujuanmu ingin bertemu Mante, dia tidak ada disini,” ucap Lilian dengan tegas sebelum terjadi banyak percakapan. Lilian sudah sangat lelah, energinya telah habis bahkan untuk sekadar bicarapun dia sudah tidak ingin melakukannya. Lilian ingin kembali ke kamarnya dan menyendiri sampai esok tiba, mengais hal-hal yang mungkin masih belum terlambat untuk dia menangkan. “Tujuanku datang kesini justru ingin bicara denganmu,” jawab Jach menggantung, tak lama kemudian ia kembali bicara, “aku diizinkan masuk?”Lilian memeluk erat amplop cokelat ditangannya, tanpa dia tahu bahwa benda itu pemberian Jach. Nama Mante yang tersebut, hanya sebatas formalitas untuk tetap membuatnya menjadi orang yang telah bertanggung jawab mengganti sebuah kerusakan.“Nona Lilian, saya diizinkan masuk atau tidak?” tanya Jach menyentak keter
더 보기