Teilen

11. Sebuah Permintaan

last update Veröffentlichungsdatum: 29.08.2026 16:16:30

Katty melipat tangannya dengan angkuh, berkali-kali wanita itu membuang muka, mengisyaratkan kebencian terhadap mantan pelayan yang pernah dikenal sebagai pelayan kesayangannya.

“Dimana Selena?” tanya Mulan, kembali mengulangi pertanyaan yang belum terjawab.

Sean menggeleng. “Aku sama sekali tidak tahu. Terakhir kali dia menghubungiku, saat itu aku ada di Luksemburgh. Dia bilang akan bebas karena sudah jual hak cipta karya Lian,” jawab Sean tidak berbohong.

Saat itu, jangankan mengurus dan mem
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (5)
goodnovel comment avatar
Lilyan
suka banget dgn mante ini langsung lamar, tp gimana ya pas tau siapa mante sebenarnya
goodnovel comment avatar
kyara
apa selena bener² "selesai" ditangan anak buah mante? siap² aja mante dgn reaksi lian
goodnovel comment avatar
Hi Hi
hilih gayanya udah bicara lamar Lamaran.liat aja bentar lagi bakal berantem klean
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   127. Ajak tak Biasa

    Ragu Lilian bergerak menyusuri kamar besar itu dengan tatapan ingin tahu. Kamar adalah cerminan paling intim dari kepribadian, kebiasaan, nilai dan cara seseorang memandang kehidupan.Kamar Mante sangat besar dengan dominasi dinding berwarna hitam arang berhias panel-panel geometris, sementara bagian bawah dilapisi panel cokelat kayu walnut dan atap tinggi menjulang menciptakan atmosfer maskulin yang begitu kuat seperti sosok Mante Hemilton.Di ruang utama itu terdapat ranjang besar berseprai putih senada dengan bantal-bantal. Di pinggiran ranjang terdapat perapian tertanamRanjang berukuran besar menjadi pusat ruang utama, dilengkapi seprai putih bersih serta deretan bantal dengan warna senada. Dinding di salah satu sisinya dihiasi perapian modern yang terintegrasi dengan desain interior, sementara rak-rak pajangan di sekitarnya menampilkan koleksi buku dan benda-benda seni pilihan.Di sisi lain ruangan, tiga pintu kokoh berjajar dengan jarak sekitar tiga meter satu sama lain. Masing

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   126. Peringatan

    Mengikuti Beatrix yang berada di depannya, Lilian bergerak pelan dengan wajah terangkat melihat ke penjuru arah. Semakin jauh Lilian melangkah, semakin banyak ruangan yang telah dilewati, Lilian baru sadar bahwa ternyata disetiap penjuru tempat terdapat CCTV yang terpasang, merekam segala hal yang sedang terjadi.“Kamar Mante ada di sini.” Beatrix menunjuk pintu putih berukuran besar yang dilengkapi sistem penguncian elektronik. Sebuah pemindai biometrik terpasang di sampingnya, berdampingan dengan slot kartu akses sebagai opsi masuk lainnya.Saat Mante memintanya menunggu di kamar, pria itu memberikan sebuah kartu tanpa memberi penjelasan.Kini akhirnya Lilian tahu kegunaan kartu itu, dan lebih dari itu.. dibandingkan kagum dengan kecanggihan dan kemewahan akses kamarnya. Lilian justru terpantik simpati.. rumah yang harusnya menjadi tempat ternyaman, tempat yang membuat seseorang merasa aman untuk berlindung. Ternyata Mante sama sekali tidak memilik hal itu..Beatrix berhenti sejenak

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   125. Berubah Pandangan

    Lilian terpaku dengan wajah pucat pasi, perasaan dalam hatinya membeku sejenak, dan yang tersisa hanya kata-kata Beatrix yang menggema kencang di telinga.‘Bagaimana bisa?’Pertanyaan itu muncul dalam benak Lilian yang tengah dihantam keras oleh kerterkejutan. Bagaimana bisa, seorang wanita yang telah lalui waktunya untuk dia korbankan, dia mempertaruhkan kesehatan, merelakan tubuhnya berubah, mengesampingkan kebiasaannya, puncaknya dia pertaruhkan nyawanya untuk melahirkan...Namun, mengapa setelah semua perjuangan itu berakhir dan dia akhirnya menjadi seorang ibu, dia justru memilih untuk tidak melanjutkan hidupnya?Badai macam apa yang telah menghancurkan dirinya hingga dia tak lagi menemukan alasan untuk bertahan hidup? Apakah penderitaan itu sedemikian hebatnya, sampai-sampai perjuangan mengandung dan melahirkan terasa jauh lebih ringan dibandingkan beban yang harus dia tanggung setelahnya?Selama ini, Mante memang berkali-kali memberitahu bahwa dia hanya memiliki ayah dan seora

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   124. Sebaris Cerita

    “Silakan, Nona Lilian.” Roland sedikit membungkukkan tubuh, mempersilakan Lilian berjalan di sampingnya.Lilian menoleh, dilihatnya Mante dengan mata berkaca-kaca menahan tangisan, dia ingin sekali merengek agar Mante tidak membiarkannya sendirian bersama orang asing, namun Lilian malu melakukannya karena itu akan semakin merusak reputasinya.Menjaga ketenangan bukanlah perkara mudah bila Lilian berada diantara orang-orang berkarakter keras seperti keluarga Hemilton.Jangankan untuk dekat, untuk berpapasan pun rasanya Lilian ingin pergi bersembunyi.Ragu-ragu akhirnya Lilian melangkah, meski sekali lagi gadis itu sempat menoleh ke belakang, melihat Mante yang tengah memastikan kepergiannya.Pada akhirnya, dengan berat hati Lilian pergi mengikuti Roland yang akan mengantarnya menuju kamar pribadi Mante untuk menunggu dan beristirahat, sementara Mante harus memenuhi panggilan Elisio yang telah menantinya di ruang pribadi.Derap suara langkah kaki heels terdengar di lantai, menyusuri set

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   123. Meninggalkan Makan Malam

    Ruangan makan itu sunyi seketika.. Orang-orang saling melihat tak dapat menyembunyikan seberapa terkejutnya mereka dihadapkan pada kenyataan, bahwa ternyata istri Mante memiliki keberanian untuk langsung bersuara.Siapa yang menyangka? Perempuan kecil yang sejak pertama kali menginjakkan kaki di ballroom hanya bersembunyi di balik bahu Mante, gemetar seolah tidak sanggup menghadapi tatapan keluarga Hemilton, ternyata bukan sosok yang bisa terus-menerus diperlakukan sesuka hati.Penampilannya yang penakut, sempat membuat beberapa orang meragukan kemampuannya. Bahkan, diam-diam ada yang menganggap Lilian akan menjadi beban terbesar hidup Mante di masa depan.Namun, begitu perempuan itu akhirnya mengangkat suara, satu kalimat darinya sudah cukup untuk membuat Gabriella Hemilton membeku di tempat.Di balik kacamata yang bertengger di hidungnya, mata Gabriella bergetar hebat menahan amarah. Jemarinya yang keriput mencengkeram tepi meja begitu kuat hingga buku-buku jarinya menegang.Gabrie

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   122. Angkat Suara

    Jari-jari Lilian yang gemetar dingin, semakin digenggam lebih erat. Mante mengangkat wajahnya dengan tenang sedikitpun tidak menunjukan reaksi, dia tatap sang nenek dengan dingin tanpa emosi seakan, hinaan yang telah Gabriella lontarkan pada isterinya tidak mempengaruhi apapun.Jach yang tengah duduk tidak jauh dari posisinya Mante justru gelisah. Jach tahu betul reaksi itu, semakin tenang Mante maka semakin banyak hal-hal buruk yang sedang dia rencanakan.Jach tahu Mante mungkin tidak akan mempermasalahkan kritik Gabriella mengenai pernikahannya atau seleranya dalam memilih perempuan. Akan tetapi, jika Gabriella sampai menganggap Lilian tidak pantas menjadi istrinya.. itu layak dipersoalkan.“Ya ampun, Nyonya Gabriella. Anda seharusnya tidak berbicara seperti itu. Bagaimanapun, Lilian sudah menjadi istri cucu Anda. Memang, pernikahannya jauh dari kata pantas, begitu pula dengan masa lalunya,” timpal Nichole, putri tertua Beatrix.“Bukankah terlalu berlebihan jika seorang janda masih

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   9. Perkara Baju

    Jarak yang begitu dekat menyisakan sedikit celah, hangat deru napas Lilian menyapu dinginnya kulit Mante.Pria itu menahan diri untuk tidak bergerak, diam-diam menarik napas ingin mengulang kembali sensasi pertama yang menyapa indranya saat sadar dari pingsan, yaitu aroma lembut milik Lilian. Aroma

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   8. Berubah

    “Dipertemuan tadi, semua orang membicarakan hal penting yang bahkan tidak aku tahu.” Seorang pria paruh baya melepaskan setelan jassnya, dengan sigap sang isteri menerimanya dan mengikuti langkah suaminya. “Memangnya apa yang sedang dibicarakan mereka?” tanya Katty penasaran. Dengan wajah muram

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   7. Menghindar

    Lilian mundur seketika, dengan wajah pucat pasinya gadis itu mundar-mandir menggigit ujung jari, tidak dapat mengendalikan kepanikan yang semakin berkeacamuk dalam kepala. Jika pria asing itu tidak ingat apapun, apa itu artinya dia mengalami lupa ingatan akibat benturan? Jika hal itu benar, ini

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   1. Awal Kehancuran

    “Hutang orang tua Anda pada pihak bank lebih dari 20 juta dollar belum termasuk bunga, dan Lilian’s hotel ini adalah jaminannya. Saya turut berduka cita atas kecelakaan yang telah menimpa kedua orang tua Anda, Nona Lilian. Tetapi hutang tetap harus dibayar, pihak pasar obligasi tidak bisa menunggu

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status