“2 miliar.”Suara Pak Arya naik lagi, lebih tegas dari sebelumnya. Ruangan langsung ramai, beberapa orang bahkan mulai berbisik karena angka itu sudah tinggi untuk pembuka duel seperti ini.Pak Arya kemudian menoleh ke arah Rangga.Tatapannya jelas.Menekan.Ponsel Rangga bergetar.Rendi: bro, 2,1 M bro, tapi budget gue cuman 2,5 M bro, jadi kalau lewat, lepas ajaRangga membaca, lalu tersenyum tipis.Tanpa banyak gerak, dia langsung mengangkat tangan.“2,1 miliar.”Suasana makin heboh. Kali ini bukan cuma kaget, tapi benar-benar terasa panas. Beberapa orang mulai memperhatikan serius, bahkan yang tadi tidak peduli.Di sisi lain, Pak Arya mulai sedikit condong ke samping, berbisik dengan orang di sebelahnya.Di belakang, Wira bicara pelan.“Dia ingin mencari identitasmu, Ngga.”Rangga langsung nengok sedikit.“Tapi aman gak, Wir?”Wira mengangguk tenang.“Aman.”“Tidak ada ancaman selama aku di sini.”Agung langsung nyeletuk pelan,“Tenang, ada gue juga, nyet.”Rangga nyengir kecil.“
Dernière mise à jour : 2026-05-01 Read More