"Jadi kok, Ma. Ini aku juga udah bawa baju-baju aku sama anak-anak," ucap Elena sembari melirik ke arah Axel. "Oke kalau begitu. Kita bisa pulang sekarang. Axel, Elena biar pulang sama mama dulu, ya !" "I-iya, Ma," jawabnya gugup. Elise mengangguk tipis, lalu ia membantu Eros turun dari ranjang. Begitu juga Elena yang sudah siap membawa barang-barang bawaan mereka."Mommy, jadi kita pulangnya ke Oma ya ?"Elena jongkok, menyejajarkan tubuh pada Eira, lalu membelai rambut Eira dengan lembut, "iya, Sayang. Kita pulang ke rumah Oma.""Horee !!! Nanti Eira bisa main-main deh sama Oma sama Opa. Dirumah Papi nggak seru, sih. Eira cuma main di kamar aja. Mommy nya nggak mau ajak Eira keluar," ucap Eira dengan polosnya. Dan Elena hanya bisa tersenyum getir. "Eum, kalau begitu biar Axel antar aja, Ma.""Eh, nggak usah, Axel. Mama udah telfon Mang Supri tadi. Udah jalan kok, dan paling sebentar lagi juga sampai." "Nggak apa-apa, Ma. Biar Axel antar aja. Dari pada nunggu juga, Kan. Mama bis
Last Updated : 2026-08-31 Read more