Laticia akhirnya tertawa kecil pelan. Suara tawanya samar, namun cukup untuk memecah ketegangan yang sejak tadi menggantung di antara mereka. Wanita itu menggeleng kecil sambil menatap gelas bir di tangannya sebelum akhirnya berkata rendah,“Anda benar-benar terlalu serius, Grand Duke.”Tatapan matanya perlahan terangkat menatap lelaki di depannya, nada suaranya tetap tenang dan menjaga jarak.“Berhentilah,” lanjutnya pelan. “Jika ini hanya karena kesepakatan kita, maka hubungan kita memang tidak lebih dari itu.”Setelah mengatakan itu, Laticia kembali meneguk sedikit minumannya seolah berusaha mengakhiri pembicaraan tersebut.Lereg tidak langsung menjawab.Lelaki itu hanya terdiam beberapa saat sambil memperhatikan dirinya, sebelum akhirnya menghela napas pelan dan mengangkat gelas di depannya. Dalam sekali gerakan, ia menghabiskan minuman itu tanpa sisa.Suasana kembali sunyi.Laticia memalingkan wajah sesaat sebelum akhirnya berdiri perlahan dari kursinya.“Sudah cukup malam,” ucap
続きを読む