Pintu baja hanggar gua bawah tanah menutup dengan suara dentuman mekanis yang berat, mengunci Arkan, Aura, dan Bayu di dalam pusat kendali taktis.Suasana di dalam hanggar terasa begitu mencekam, hanya diterangi oleh pendaran cahaya holografik biru dari meja konsol radar utama di tengah ruangan.Aura berdiri di samping Arkan, napasnya masih sedikit memburu akibat latihan fisik tadi, namun sepasang matanya memancarkan fokus yang sangat tajam.*Deggg...*Arkan bisa merasakan bahwa gerbang Qi dasar di tubuh Aura kini sudah mulai menyatu sempurna dengan setiap hembusan napas taktis gadis itu.Pendaran cahaya keemasan tipis dari Cincin Naga Tidur di jari manis Arkan terus berdenyut, mengirimkan hawa ketenangan murni untuk menstabilkan kondisi psikologis Aura."Bayu, laporkan posisi terakhir dan pola pergerakan dari tiga titik merah di radar," perintah Arkan dengan nada suara berat yang sarat akan wibawa militer.Bayu yang sudah duduk di depan meja konsol kend
Baca selengkapnya