“Aku sama sekali nggak nyangka kalau kamu bakal ambil job ini. Jadi, bodyguard Nyonya Fe?”Suara angin berdesir lembut melewati dedaunan pohon Ketapang yang rindang, menciptakan suasana sejuk dan tenang di teras luar kafe. Di sana, dua teman SMA itu duduk bersebelahan di meja kayu sederhana, menjauh dari keramaian dan percakapan hangat yang terdengar dari dalam ruangan. Randy baru saja memalingkan pandangannya dari kaca jendela, tempat dia bisa melihat jelas Felicia yang sedang asyik berbincang dengan Ningsih sambil sesekali tersenyum tipis.Randy menghela napas pelan, lalu menoleh ke arah lawan bicaranya. “Ini sama sekali nggak disengaja. Semuanya terjadi begitu aja.”Anton menggeleng perlahan, tatapannya penuh rasa tidak percaya. “Tapi, setahuku, kamu bukan tipe orang yang bisa bertahan lama dalam satu pekerjaan, apalagi pekerjaan yang membutuhkan kesabaran ekstra seperti ini.”Mendengar ucapan itu, Randy terkekeh pelan, sedikit canggung. “Aku sudah berubah, lah, Nton. Harus ada ke
Baca selengkapnya