My Lady, Jadikan Aku Milikmu

My Lady, Jadikan Aku Milikmu

last update最終更新日 : 2026-07-19
作家:  buchaaたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
11 評価. 11 レビュー
55チャプター
514ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Dark Romance

Dewasa

Tragedi

Pewaris

Pria Dominan

Posesif

Perselingkuhan

Pengkhianatan

Pembalasan Dendam

Bibir itu terlihat begitu lembut dan berwarna merah merona alami seperti memanggil-manggil perhatiannya.  Tanpa sadar, jemari Randy terulur perlahan, menyentuh bagian bawah bibir itu dengan sentuhan yang sangat ringan juga penuh keraguan.  Rasanya halus, lembut, dan hangat terasa di ujung jemarinya.  Dengan tarikan napas yang terasa berat, seperti mengumpulkan seluruh keberanian yang dimiliki, Randy mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir itu sekilas.  Sentuhannya terasa begitu segar dan lembut, meninggalkan sensasi yang membuat dadanya terasa berdebar kencang.  Rasa itu justru membangkitkan keinginan yang lebih besar dalam dirinya. ‘Aku ingin mengulum bibir itu lagi, lebih lama, dan lebih dalam lagi.’  Apalagi ketika dia merasakan bibir lembut itu perlahan bergerak dan membalas ciumannya dengan lembut pula. Bibir manis yang menyambut kehadirannya.  Dunia terasa berputar sebentar, Randy merasa dirinya melayang. Hingga akhirnya memaksakan dirinya membuka mata perlahan dan menjauhkan wajahnya sedikit. Sekadar menarik napas supaya bisa melanjutkan ciuman itu lagi.  Namun, begitu pandangannya menjadi jelas, matanya langsung membelalak lebar. Jantungnya terasa melompat ke tenggorokan. “Nyonya?!” Di hadapannya berdiri sosok Felicia. Rambut panjangnya tergerai bebas menutupi sebagian bahunya, yang terbuka. Wanita itu terlihat begitu berbeda dari penampilan kesehariannya yang rapi juga anggun. Seakan tak rela jarak itu terbentuk, tangan Felicia perlahan terangkat, hendak meraih wajah pemuda itu.  Begitu jemarinya berhasil menyentuh pipi Randy, tubuh Felicia perlahan bangkit mendekat. Dan kali ini, giliran dia yang mengambil alih, mendekatkan wajahnya. Dia ingin membalas sentuhan itu dengan lebih berani.  “Nyonya?!”

もっと見る

第1話

Bab 1. Suami Posesif

Derap sepatu kulit Italia menghentak lantai marmer, menggema panjang di lorong rumah itu. Setiap langkahnya sarat amarah, menuju pintu kaca berbingkai kayu tebal di ujung sana yang tak lain adalah satu-satunya tujuan James sore ini.

Gesekan setelan jas yang membalut tubuhnya dengan sempurna menandakan bahwa pakaian itu bukan milik sembarang orang. Kain mahal yang jatuh pas di bahunya seolah ikut menegang bersama rahang yang terkunci.

Dasi sutra yang tadi rapi mengikat di kerah kemeja kini telah terlepas, tergontai di kedua sisi bahunya, menjadi saksi betapa kesabarannya sudah terkoyak.

Usianya telah menginjak kepala empat, namun hanya satu dua helai rambut memutih yang tampak di antara helaian gelapnya. Semua itu tak sedikit pun mengurangi ketampanan yang justru matang oleh usia dan kuasa.

Dua pria bertubuh kekar bersetelan jas hitam berdiri di depan pintu kaca. Begitu menyadari kedatangannya, mereka sigap membukakan pintu. James langsung melangkah masuk tanpa basa-basi.

Begitu pintu terbuka, pandangannya tertuju pada seorang wanita yang duduk santai di sofa berwarna pink.

Gaun putih yang dikenakannya memeluk tubuh dengan anggun, menyingkap pahanya yang putih dan mulus saat kakinya tersilang. Ia tak menoleh sepenuhnya, hanya melirik sekilas, seolah sudah tahu siapa yang masuk.

Perhatiannya kembali tertuju pada seorang wanita lain berseragam hitam-putih. Pelayan itu tampak sedang menata sepasang sepatu hak tinggi berwarna ungu tua ke dalam lemari kaca, berderet dengan sepatu yang lain.

Ruangan bundar itu dipenuhi lemari kaca berisi gaun, sepatu, dan tas—semuanya barang mewah yang jelas milik wanita bergaun putih itu.

“Tumben kamu pulang jam segini?” tanyanya ringan. Pandangannya kini mengamati tas kecil yang dibawa pelayan lain berseragam serupa.

Tas hitam mungil yang hanya cukup untuk sebuah ponsel, terlihat serasi dengan gaun putih yang dikenakannya.

Pria itu berdiri di dekatnya dengan tangan berkecak pinggang. Helaan napas beratnya terdengar jelas.

“Kamu memecat pelayan dapur dan pengawal pribadimu lagi?!”

“Ya. Kenapa? Memangnya nggak boleh?” tanya wanita itu sedikit menantang.

“Pengawal itu belum tiga bulan bekerja di sini. Kamu tahu susahnya cari orang yang mau bertahan?”

Wanita itu mengangkat bahu. “Bukannya di luar sana banyak pengangguran? Tinggal pasang lowongan, pasti banyak yang kirim lamaran, kok.”

“Tapi nggak ada yang betah sama kamu, Sayang.”

Wanita itu terkekeh pelan, lalu bangkit dan berlari kecil mendekatinya. Kakinya yang telanjang menapak marmer dingin tanpa ragu.

“Aku lihat mereka bermesraan di gudang belakang,” bisiknya tepat di telinga sang suami. Lalu ia menarik wajahnya menjauh, menyeringai. “Kamu tahu aku nggak suka yang cinlok-cinlok gitu. Geli.”

“Tapi setidaknya kamu bisa memecat pelayannya saja. Aku susah cari pengawal pribadi yang bisa ngertiin maumu yang berubah-ubah.”

James berusaha agar istrinya itu mengerti kalau mencari orang yang berkualitas untuk bekerja dengannya itu tidak mudah. Apalagi kalau tugasnya adalah menjaga istrinya ini.

‘Kalau gitu, nggak usah ada pengawal aja.’

Wanita itu kembali duduk dengan anggun.

“Kamu mau ke mana?!” James mulai menyadari gaun yang dikenakan istrinya terlihat cukup mewah kalau hanya untuk dipakai di rumah. Dan, dia juga seperti sedang memilah sepatu dan tas yang mau dipakai.

“Mau ke acara amal untuk kanker payudara yang diadain sama Mami kamu, Sayang. Kamu lupa kalau Mami mengajakku?”

Pria itu memijat keningnya sebelum kembali berkecak pinggang. Jujur, karena diselimuti amarah ketika mendengar kabar pemecatan itu, James jadi lupa ajakan khusus dari ibunya untuk istrinya ini. “Dan kamu mau pergi tanpa pengawalan?”

“Kamu bisa pinjam salah satu yang di luar, kan?” Wanita itu menunjuk samar dengan jemari lentiknya pria-pria yang sedari tadi berjaga di pintu luar. “Lagian, kamu takut banget, sih, kalau aku bakal diapa-apain orang.”

Sambil menggeram, James mendekat cepat. Jemari kanannya mencengkeram rahang sang wanita, memaksanya mendongak. Kedua kakinya kini menopang di atas sofa.

Dua pelayan di dalam ruangan sempat saling pandang beberapa detik sebelum buru-buru keluar. Mereka sepemikiran kalau ini adalah saatnya meninggalkan Tuan dan Nyonya pemilik rumah ini berduaan di ruangan ini.

Di luar, dua pria berbadan kekar tadi segera menutup pintu begitu para pelayan pergi, lalu menjauh. Mereka juga memberi ruang pada James dan istrinya.

“Kamu tahu,” ucapnya rendah, penuh tekanan, “kamu adalah mahkotaku. Tanpa kamu, aku bukanlah raja.”

Wanita itu menyeringai puas. “Aku tahu, Sayang.” Tangan kanannya mengelus lembut pipi hingga rahang James. Namun, tangannya langsung dicengkeram oleh lelaki itu dan meletakkannya di samping. Hingga tak ada penghalang lagi di antara keduanya.

Tanpa peringatan, James melahap bibir wanita itu dengan sangat rakus. Jujur saja, istrinya itu tampak menggoda mengenakan gaun putih bertali tipis ini. Sempurna sekali.

Bersambung....

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

レビューもっと

Razi Maulidi
Razi Maulidi
bikin ketagihan bacanya
2026-07-12 18:47:25
1
0
Nisa Hikaru
Nisa Hikaru
ceritanya keren nih! lanjutkan kak
2026-06-26 06:44:02
1
0
Airi
Airi
walahh, cowo yang nyelamatin felicia sebelumnya ternyata bakal jadi pengawal pribadinya. menarik nih
2026-06-25 21:41:50
1
0
Razi Maulidi
Razi Maulidi
ceritanya keren. semangat update kkak...
2026-06-25 19:21:46
1
0
wan holl
wan holl
esmosi baca bab awal....arrrrrgggghhhhhhhh
2026-06-17 21:18:37
1
0
55 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status