Cahaya keemasan yang memancar dari inti jiwa Elloist menerangi ruang singgasana bawah tanah itu dengan pendaran suci yang menyilaukan.Di tengah neraka ketiadaan yang dipenuhi miasma hitam, energi kehidupan murni tersebut terasa begitu kontras, hangat, dan nyata.Elloist menyodorkan nyawanya secara harfiah di atas telapak tangan, membiarkan pertahanan absolutnya terbuka lebar demi meyakinkan sang penguasa kegelapan.Namun, bagi seseorang yang telah dikhianati dan dihancurkan hingga tak bersisa, kebaikan adalah racun yang paling diwaspadai.Sepasang netra biru rubah Liliyana membelalak lebar. Gadis remaja itu menatap kristal jiwa yang berdenyut di depannya dengan napas tertahan.Insting silumannya meronta, merasakan kebenaran dan ketulusan yang memancar dari inti jiwa tersebut. Tidak ada kepalsuan di sana.Akan tetapi, memori kelam tentang tawa arogan sang putri di atas tebing kembali berkelebat, menutupi cahaya kebenara
Read more