"Zayn?" panggil Azalea begitu pemuda itu akhirnya tiba. Kedatangannya sedikit terlambat dari waktu yang mereka janjikan."Apa terjadi sesuatu?" tanya Azalea cemas."Tidak. Naiklah," titah Zayn pendek.Azalea tak bisa membaca raut wajah Zayn karena terhalang helm full face yang dikenakan pemuda itu. Namun, dari sorot matanya yang terlihat samar dari balik visor, Azalea bisa merasakan ada yang berbeda—dingin dan menyimpan sesuatu.Tanpa bertanya lebih jauh, Azalea langsung naik ke jok belakang. Begitu motor besar itu melaju membelah malam, Azalea mengeratkan pegangannya dengan memeluk erat pinggang Zayn, menyandarkan kepalanya di punggung tegap pemuda itu. Zayn, Ezra, Varan, dan Varel bertemu di persimpangan jalan, lalu berangkat bersama menuju lokasi yang telah dijanjikan dengan kelompok Yuda.Begitu sampai, kedatangan mereka langsung disambut riuh sorak-sorai anggota geng Black Viper dan puluhan penonton. Azalea sedikit merinding. Jalan umum yang dijadikan arena balap ini sanga
Read more