"Aku ingin ikut mencarinya!" Azalea bangkit, tanpa pikir panjang ia hendak turun. Ezra dengan cepat langsung meraih lengan dan menahanya. "Lea, sadar Lea! Jangan turun, ini sangat berbahaya. Serahkan semua pada tim SAR!"Azalea menggeleng, air mata membasahi pipinya. Ia hanya tak bisa lagi berpikir. Tiga pemuda itu terus menahan Azalea agar tidak bersikap gegabah hingga akhirnya Azalea kehabisan tenaga. Gadis itu merasa kepalanya berdenyut, dadanya terasa sangat sesak hingga kesulitan bernapas. "Lea, kamu kenapa Lea?" Panik Ezra saat melihat Azalea yang terengah sembari memegangi dadanya. Pandangan Azalea mulai mengabur, ia bahkan tak mampu lagi menopang diri hingga tubuhnya ambruk dan kesadarannya hilang sepenuhnya. Sudah sejak kemarin Azalea kurang istirahat, ditambah tidak ada asupan gizi yang masuk ke perutnya. Ia tidak bernafsu untuk makan karena terus memikirkan kondisi Zayn. "Bawa dia ke rumah sakit!" titah Varan pada Ezra yang sigap membopong tubuh gadis itu ke mobil. S
Mehr lesen