Pintu ruang dokter terbuka dengan sangat keras. Nadira yang sedang sibuk dengan laptopnya sampai kaget dan berbalik.“Dokter Juna,” ucap Nadira kaget saat melihat suaminya berdiri di ambang pintu.Tanpa bicara, Arjuna segera berjalan masuk dan menutup pintunya.Pria tampan itu berjalan ke arah Nadira yang masih kaget melihat kedatangannya.Nadira berdiri dari tempat duduknya. Dia ingin tahu, apa yang membuat suaminya sampai datang menemuinya di ruangan ini.Padahal biasanya Arjuna pasti akan memanggilnya datang ke ruangannya jika ada keperluan.“Dok, ada ap—“Belum selesai Nadira bertanya, Arjuna sudah memeluknya.Pelukan yang sangat erat, sampai membuat napas Nadira sedikit sesak, karena perutnya tertekan badan suaminya.“Dok, sakit. Sesak, Dok,” keluh Nadira sambil sedikit menepuk punggung suaminya.Arjuna yang sadar istrinya sedang hamil, segera melepas pelukannya.Dia mundur selangkah, lalu melihat sang istri. “Aduh, maaf ... saya lupa,” ucap Arjuna.Nadira menarik napas dalam, me
Read more