“Apa kata mereka?” tanya Wisnu.Joko melihat ke tiga orang yang ada di depannya secara bergantian. “Katanya, datanya sudah hilang, Pak,” jawab Joko ragu.“Apa?? Hilang???” ucap Arjuna dan Raka hampir bersamaan.“Benar, Pak. Kata mereka untuk yang sudah resign, datanya sudah tidak bisa dibuka lagi. Jadi mereka tidak bisa melihatnya lagi,” ucap Joko menyampaikan pesan seperti yang dia dapatkan tadi.“Brengsek!” geram Arjuna kesal, sambil mengepalkan tangannya.“Sial! Kayaknya mereka beneran sengaja deh, Jun. Mereka kayak sengaja mau hancurin karier Nadira!” Raka juga ikut marah.“Aku rasa, ada yang janggal, Jun. Data kayak gitu kan penting. Masa iya diilangin gitu aja.” Wisnu juga ikut kesal.Raka menatap Arjuna. “Kayaknya yang dibilang sama Wisnu ada benernya, Jun. Kita harus datengin Om Mahendra!” tegas Raka.Arjuna diam. Sepertinya apa yang dikatakan oleh kedua temannya ini benar adanya.Tidak mungkin sebuah rumah sakit akan menghilangkan jam terbang seorang dokter aktif, apa lagi ke
Read more