"Neng, nggak mau masuk kelas? Nanti dicari dosen." Teguran dari seorang petugas kampus menyentak kesadaran Alya yang sedari tadi mematung di tepi kolam ikan. Dia akhirnya menoleh perlahan. Matanya menatap kosong ke arah pria paruh baya yang memegang sapu lidi tersebut. "Sebentar lagi, Pak. Saya mau duduk di sini dulu," jawab Alya pelan. Petugas tersebut menghela napas lalu tersenyum. "Ya sudah, tapi jangan kelamaan ya, Neng. Udah mulai panas ini," pesan petugas itu lagi karena kasihan melihat wajah Alya yang tampak tertekan. "Iya, Pak. Terima kasih," balas Alya singkat. Petugas taman itu mengangguk ragu lalu berjalan pergi meninggalkan Alya sendirian. Alya menarik napas panjang dengan mata masih menatap kolam itu. Dia tidak membiarkan satu tetes air mata pun jatuh karena makalahnya yang kini hancur menjadi di dasar kolam. Setelah pu
Read more