Kamu—!" Rian hendak melangkah maju menantang Satria, namun lengannya langsung ditahan oleh petugas keamanan hotel yang dengan cepat merapat karena mencium aroma keributan."Sudahlah, Rian. Malu-maluin saja!" bentak Hendrawan ketat. Dengan sisa-sisa harga dirinya yang sudah hancur lebur, pria paruh baya itu menarik paksa tangan anaknya untuk keluar dari aula lelang, mengabaikan tatapan mencemooh dari para kolektor lain yang kini berbisik-bisik menertawakan kebodohan mereka.Setelah aula lelang perlahan mulai sepi, Baskoro berdiri dan menghampiri Satria serta Liana. Senyum bangga dan rasa hormat yang mendalam terpancar jelas dari wajah sang penguasa bisnis tersebut."Luar biasa, Satria. Kamu bukan cuma menyelamatkan nyawa saya kemarin, tapi hari ini kamu juga membersihkan nama baik saya dari kesombongan Hendrawan selama puluhan tahun ini," ujar Baskoro tulus, menjabat tangan Satria dengan erat."Ini semua juga berkat pengaturan Bapak yang matang," jawab Satria sopan, tetap merendah
Last Updated : 2026-07-17 Read more