Begitu Emily mendorong pintu kaca putar lobi Firma Hukum Spencer, matanya langsung menangkap sosok yang baru saja meneleponnya.Tepat di tepi jalan masuk, bersandar pada sebuah mobil sport hitam yang sangat mencolok, Daniel berdiri dengan santai. Pria itu mengenakan kemeja biru gelap dengan lengan yang digulung hingga siku, tersenyum lebar ke arahnya seolah ia sama sekali tidak peduli sedang menjadi pusat perhatian beberapa staf yang berlalu-lalang.Emily mempercepat langkahnya, setengah berlari menghampiri pria itu sambil melirik ke sekeliling dengan cemas."Kau benar-benar nekat, Daniel," desis Emily begitu ia berdiri di hadapan pria itu. "Datang kemari dengan mobil mencolok ini dan baru memberitahuku saat kau sudah di bawah?"Daniel tertawa pelan, sama sekali tidak terpengaruh oleh omelan sahabatnya. Ia memasukkan sebelah tangannya ke dalam saku celana."Karena kalau aku memberitahumu sejak siang tadi, kau hanya akan bilang kalau kau akan bertanya pada suamimu dan menggantungku la
더 보기