Kabut tipis sisa guncangan spiritual beberapa hari lalu masih tampak menggantung samar di perbukitan utara, namun Aula Pertemuan Dalam hari ini telah dipenuhi oleh hawa energi yang bergejolak. Udara di dalam ruangan terasa sedikit pengap, dipicu oleh ketegangan emosional dari para penguasa divisi yang duduk mengelilingi meja bundar cendana.Pemimpin Pandya duduk tegak di kursi utamanya. Di sampingnya, Attaya setia mendampingi dengan gulungan perkamen taktis di tangan. Di hadapan mereka, lima saudara dari mantan ajaran lama—Tibra, Prama, Danar, Catra, dan sang putri tunggal, Hansa—telah hadir dengan raut wajah yang jauh lebih serius. Insiden sabotase di Sektor Ramuan telah menghapus sisa-sisa keangkuhan klan lama, menggantinya dengan urgensi pertahanan yang mendesak.Di luar pintu aula, sosok Atreya tampak berdiri tegap berjaga bersama barisan ksatria elite ring satu. Sejak pulih total dari tidur panjangnya selama puluhan tahun berkat bantuan Ajaran Ramuan di sanggar Sakra du
Read more