"Maxwell? Marganya Bastyo?"Mata gelap Zevran sedikit membeku. Anak itu bersekolah di SD nomor satu di ibu kota. Mau tak mau, hal itu membuatnya teringat pada Grup Bastyo, yang selama ini mampu bersaing seimbang dengan Grup Hartawan di ibu kota.Ketua mereka, Teddy, punya hubungan yang cukup erat dengan ayah Zevran sejak muda. Mereka bukan hanya teman kuliah, tetapi juga berkali-kali berhadapan di dunia bisnis. Teddy juga merupakan sosok yang sangat berpengaruh.Di Keluarga Bastyo, selain putra sulung yang bernama Marshal dan putri kedua yang bernama Monica, memang masih ada seorang anak lagi. Konon, anak itu adalah anak di luar nikah.Meskipun ibunya kemudian berhasil menjadi istri sah Teddy, pria itu tidak pernah membawa putranya itu tampil di depan publik. Hanya belasan tahun yang lalu, saat ziarah makam leluhur, seorang wartawan sempat memotret anak itu. Namun, yang terlihat hanya wajah samping yang buram.Hanya saja, yang Zevran ingat, nama orang itu adalah Max, bukan Maxwell. Jan
اقرأ المزيد