Untuk pertama kalinya, ada sedikit nada penasaran dalam suara sang Kaisar.Evander hanya tersenyum tipis."Saya hanya mengikuti teladan Anda, Yang Mulia."Jawaban sederhana itu membuat Kaisar diam sesaat. Tatapannya masih tertuju pada adiknya, seolah sedang menilai sesuatu yang baru saja ia dengar.Cecilie tidak tahu apa yang sebenarnya ada dalam pikiran Kaisar. Namun ia mulai mengenali tatapan itu. Itu adalah tatapan seseorang yang tidak hanya mendengar sebuah kalimat, tetapi juga menyimpannya.Dulu, ia pernah melihat Sylas melakukan hal yang sama ketika masih menjadi tunangannya. Putra Mahkota terkadang akan diam setelah mendengar sesuatu, lalu menyimpan informasi itu tanpa menunjukkan apa pun.Dan sekarang, ia melihat hal serupa pada Kaisar. Hanya saja… pada Kaisar, kebiasaan itu terasa jauh lebih sulit ditebak.Apakah beliau sedang merasa bangga? Atau sedang mencatat sesuatu yang mungkin berguna di masa depan? Cecilie tidak tahu.Namun ia yakin satu hal. Tidak ada satu pun hal yan
Read more