Cecilie menunduk. Ia menyadari kebenaran dalam ucapan Evander, tetapi tetap saja hal itu tidak meringankan perasaannya.Seolah bisa membaca kegundahan hati Cecilie, Evander mengulurkan tangan agar Cecilie menggandengnya. Pria itu membawanya berjalan keluar dari aula."Aku akan mengantarmu ke kamar,” ujarnya. “Kau bisa beristirahat sementara aku menghadap Yang Mulia Kaisar untuk melaporkan pengakuan pelayan itu kepada beliau.”Di sebelahnya, Cecilie mengangguk.“Saya mengerti.”Mereka lantas berjalan berdampingan menyusuri koridor Kastel Greymont yang tiba-tiba terasa lengang. Namun, Cecilie masih bisa merasakan berpasang-pasang mata mengawasi mereka dari berbagai sudut dan belakang pilar.Para pelayan itu jelas ingin tahu, tetapi terlalu takut memperlihatkan diri.Siapa pun yang pernah berbicara dengan Liese, atau sekadar terlihat bersamanya, mungkin sekarang sedang khawatir akan ikut dicurigai. Setelah apa yang terjadi pagi ini, tidak mengherankan jika seluruh kastel memilih diam.Ak
Read more