Cecilie menanggapinya dengan senyum. “Benar,” jawab Cecilie. “Ini buatan Madame Seraphine.” “Saya dengar sang madame membuatkan Anda banyak gaun,” ujar seorang lady yang lain. “Sungguh beruntung sekali Anda, Yang Mulia.” “Benar. Yang Mulia sangat beruntung,” sahut yang lain. “Selain harganya sangat mahal, Madame Seraphine tidak menerima pesanan orang sembarangan. Dia memilih klien dengan banyak pertimbangan.” Cecilie mengangguk. “Ah, ya. Saya rasa saya memang beruntung,” ujarnya lembut, berusaha tidak terkesan menyombong. Tiba-tiba, seorang baroness yang berdiri tidak jauh dari mereka tersenyum tipis. Cecilie pernah melihatnya di jamuan makan malam Duke Crowne. "Yang Mulia, saya mendengar Grand Duke Silveron selama ini memiliki program bantuan untuk anak-anak yatim di wilayah pedesaan Silveron." Tatapannya turun sebentar pada gaun Cecilie sebelum kembali naik. "Saya penasaran apakah setelah kehadiran seorang Grand Duchess, program itu akan mendapat perhatian yang lebih besar l
Read more