"Tenang saja, Gavin. Nggak ada yang peduli," batinnya berusaha menenangkan diri.Namun rasa canggung itu kembali muncul ketika dia berdiri di antrian kasir.Begitu tiba gilirannya, kasir wanita mulai memindai satu per satu barang belanjaannya. Saat tangannya mengambil kotak alat pengaman itu, senyum tipis langsung menghiasi wajahnya. Sesekali dia melirik Gavin dengan ekspresi malu-malu seolah memahami sesuatu."Totalnya sekian, Mas," ucap kasir sambil tetap mempertahankan senyumnya.Gavin hanya membalas dengan senyum tipis. Dia mengeluarkan kartu pembayaran dan menyelesaikan transaksi tanpa menunjukkan rasa gugup.Begitu struk dan kantong belanja diterimanya, dia segera mengambil kotak kecil itu dari dalam kantong plastik, lalu menyelipkannya ke saku jaketnya. Setidaknya, Arina tidak akan melihatnya jika nanti membuka belanjaan.Setelah semuanya beres, Gavin berjalan kembali menuju parkiran.Arina masih duduk di kursi penumpang sambil menatap keluar jendela. Wajahnya terlihat lebih te
Dernière mise à jour : 2026-07-19 Read More