Saat Bram membungkuk mengangkat tumpukan piring kotor di hadapan Dania, kemarahan yang tertahan di dadanya meluap ke puncak. Pria itu memajukan wajahnya hingga hanya berjarak beberapa senti dari telinga Dania."Jangan melonjak kamu, Dania," desis Bram lirih, suaranya dipenuhi ancaman yang bergetar. "Jangan pikir karena kamu hamil, kamu bisa seenaknya menginjak-injakku! Aku bisa saja membuat hidupmu dan ibumu jauh lebih sengsara dari ini! Ingat, aku bisa saja menceritakan semuanya pada, Ibu."Namun, gertakan itu sama sekali tidak mempan. Dania justru meletakkan cangkir tehnya dengan tenang, lalu membalas tatapan Bram tanpa ada sedikit pun rasa takut di matanya. Bibirnya menyunggingkan senyuman miring yang begitu menyudutkan."Ayo, Mas," tanggap Dania dengan intonasi suara yang sengaja dinaikkan agar terdengar menyambar ke seluruh ruangan. "Ceritakan semuanya pada Ibu sekarang. Biar Ibu tahu siapa yang sebenarnya menipu, siapa yang mandul, dan anak siapa yang sedang aku kandung ini. Ayo
최신 업데이트 : 2026-09-06 더 보기